Wednesday, February 27, 2013

Latihan 2

1.       Sebuah batang silinder yang massanya 2,5 kg panjangnya 2m bergerak melingkar, jika poros batang diujung dan percepatan sudut α= 4 rad/s2 tentukan momen gaya?
2.       Roda mobil mempunyai massa 50 kg dengan jari-jari 70 cm, laju linear 36km/jam tiba-tiba roda menggelinding hitung usaha yang dilakukan?
3.       Hitung besar momen gaya dari pasangan gaya berikut ini
                                     C= 10N
                                 B= 8N                                           E=7 N

                     30cm      20cm      40cm           30cm       30cm                     F=20N


                  A=10N                                         D= 15N
4.       Hitung Koordinat titik berat bangun yang diarsir y 
                                                                                                             8   
                                                                                                                               
                                                                                                                                Arsiran
 

                                                                                                         
                                                                                                                                                                   x          
                                                                                                                0                                              9cm
5. Koordinat titik berat bidang homogen dibawah ini
                                    y
                                         
                                    2
 

                                                    
                                                0                2        4                  x
6.. Sebuah cakram 2,0 kg dan jari diputar pada kelajuan 5,0 rad/s. Jika batu 0,50 kg diletakkan diatas cakram pada jarak 0,10 m dari pusat cakram, maka kelajuan sudut baru dari system cakram dan batu adalah ... ( I= ½ mr2)

7.Tentukan Nilai T1, T2 dan T3 jika massa benda 6kg, percepatan (g=10m/s2)
                         600
       T2           T3
             T1
                               

Wednesday, February 13, 2013

titik berat


PUSAT MASSA DAN TITIK BERAT

Pusat massa dan titik berat suatu benda memiliki pengertian yang sama, yaitu suatu titik tempat berpusatnya massa/berat dari benda tersebut. Perbedaannya adalah letak pusat massa suatu benda tidak dipengaruhi oleh medan gravitasi, sehingga letaknya tidak selalu berhimpit dengan letak titik beratnya.
1. PUSAT MASSA
Koordinat pusat massa dari benda-benda diskrit, dengan massa masing-masing M1, M2,....... , Mi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2),........, (xi,yi) adalah:
X = (å Mi . Xi)/(Mi)
Y = (å Mi . Yi)/(Mi)
2. TITIK BERAT (X,Y)
Koordinat titik berat suatu sistem benda dengan berat masing-masing W1, W2, ........., Wi ; yang terletak pada koordinat (x1,y1), (x2,y2), ............, (xi,yi) adalah:
X = (å Wi . Xi)/(Wi)
Y = (å Wi . Yi)/(Wi)
LETAK/POSISI TITIK BERAT
  1. Terletak pada perpotongan diagonal ruang untuk benda homogen berbentuk teratur.
  2. Terletak pada perpotongan kedua garis vertikal untuk benda sembarang.
  3. Bisa terletak di dalam atau diluar bendanya tergantung pada homogenitas dan bentuknya.
TITIK BERAT BEBERAPA BENDA
Gambar
Nama
Letak Titik Berat
Keterangan
Garis lurus
yo = 1/2 AB
z = di tengah-tengah AB
Busur lingkaran
yo = AB/AB . R
AB = tali busur
AB = busur AB
R = jari-jari lingkaran
Busur setengah lingkaran
yo = 2.R/p
R = jari-jari lingkaran
Juring lingkaran
yo = AB/AB.2/3.R
AB = tali busur
AB = busur AB
R = jari-jari lingkaran
Setengah lingkaran
yo = 4.R/3 p
R = jari-jari lingkaran
Selimut setengah bola
yo = 1/2 R
R = jari-jari lingkaran
Selimut limas
yo = 1/3 t
t = tinggi limas
Selimut kerucut
yo = 1/3 t
t = tinggi kerucut
Setengah bola
yo = 3/8 R
R = jari-jari bola
Limas
yo = 1/4 t
t = tinggi limas
Kerucut
yo = 1/4 t
t = tinggi kerucut

Dalam menyelesaikan persoalan titik berat benda, terlebih dahulu bendanya dibagi-bagi sesuai dengan bentuk benda khusus yang sudah diketahui letak titik beratnya, kemudian baru diselesaikan dengan rumusan yang ada.
Contoh:
Dua silinder homogen disusun seporos dengan panjang dan massanya masing-masing: l1 = 5 cm ; m1 = 6 kg ; l2 = 10 cm ; m2 = 4 kg.
Tentukan letak titik berat sistem silinder tersebut !
Jawab:
Kita ambil ujung kiri sebagai acuan, maka:
x1 = 0.5 . l1 = 2.5 cm
x2 = l2 + 0.5 . l1 = 5 + 5 = 10 cm
X = (å mi . xi)/(mi)
X = (m1.x1)
+ (m1.x1)/(m1 + m2)
X = (6 . 2.5 + 4 . 10)/(6 + 4)
X = (15 + 40)/(10) = 5.5 cm
Jadi titik beratnya terletak 5.5 cm di kanan ujung m1

Tuesday, January 15, 2013

uji blok dinamika rotasi


1.    Sebuah kemidi putar menerima gaya 100N berputar dengan sudut 450 jika jari-jarinya  1,50m Hitung momen gaya!
2.    Roda berputar mempunyai massa 20 kg diameter 70 cm, jika dianggap roda tersebut silinder pejal ( I= ½ mr 2) berputar terhadap sumbunya jika mobil bergerak dengan kecepatannya 72 km/jam Hitung Momentum sudutnya!
3.    Sebuah benda memiliki momen inersia I= 7 kgm2 Hitung momen gaya yang memutar. Benda tersebut, jika benda berputar dengan percepatan sudut 6 rad/s2!
4  .Sebuah gaya F= -2i + 5j + 6k berada pada posisi r = 4i -3j +2k dari sumbu koordinat       dengan I, j, dan k menyatakan vector satuan dalam arah x, y, dan z. Maka vector momen gaya adalah!
5.   Energi gerak rotasi dari sebuah roda berputar yang massanya 5 kg (silinder pejal) jika jari-jari roda 20cm, jika kecepatan sudut (ω=50 rad/s) Hitung Ek!
6.  Sebuah bola pejal poros ( I= 2/5 mR 2) menggelinding memiliki m=50 gr  jika diameter bola adalah 70 cm, kecepatan linear adalah 72km/jam hitung Energi kinetic bola tersebut!  

Wednesday, January 2, 2013

Rotasi benda tegar

Dalam penyelesaian seal rotasi benda tegar perlu diperhatikan dua hal yaitu:

  1. GAYA sebagai penyebab dari perubahan gerak translasi (åF = m.a)
  2. MOMEN GAYA atau MOMEN KOPEL sebagai penyebab dari perubahan gerak rotasi (å t  = I . a)
MOMEN GAYA ( t ) adalah gaya kali jarak/lengan. Arah gaya dan arah jarak harus tegak lurus.
Untuk benda panjang:

t = F . l
Untuk benda berjari jari:

t = F . R = I . a

F = gaya penyebab benda berotasi
R = jari-jari
I = lengan gaya terhadap sumbu
I = m . R2 = momen inersia benda
a = percepatan sudut / angular
tA = Fy . l = F . sin q . l
Gbr. Momen Gaya

MOMEN INERSIA BEBERAPA BENDA
No.
Gambar
Nama
Momen Inertia
1.
Batang silinder, poros melalui pusat
I = M.l2/12
2.
Batang silinder, poros melalui ujung
I = M.l2/3
3.
Pelat segi empat, poros melalui pusat
I = M.(a2 + b2)/2
4.
Pelat segi empat tipis, poros sepanjang tepi
I = M.a/3
5.
Silinder berongga
I = M (R12 + R22)/2
6.
Silinder pejal
I = M.R2/2
7.
Silinder tipis berongga
I = M.R2
8.
Bola pejal
I = 2 M.R2/5
9.
Bola tipis berongga
I = 2 M.R2/3

HUBUNGAN GERAK TRANSLASI DENGAN GERAK ROTASI
Gerakan Rotasi
Gerak Rotasi
Hubungannya
Pergeseran Linier
S
Pergeseran Sudut
q
S = q . R
Kecepatan Linier
v = ds/dt
Kecepatan Sudut
w = dq/dt
v = w . R
Percepatan Linier
a = dv/dt
Percepatan Sudut
a = dw/dt
a = a . R
Gaya
F = m.a
Momen Gaya (Torsi)
t = I a
t = F . R
Energi Kinetik
Ek = ½ m v2
Energi Kinetik
Ek = ½ I w2
-
Daya
P = F.v
Daya
P = t w
-
Momentum Linier
P = m.v
Momentum Sudut
L = P R
L = P R
Usaha
W = F.s
Usaha
W = t q
-