Gelombang Bunyi
Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi
Intensitas bunyi adalah jumlah energi yang ditransfer oleh gelombang per satuan waktu dibanding bidang luasan rambat. Satuan Intensitas bunyi adalah Watt/meter2 (P = daya sumber bunyi (Watt)
A = luasan area (m2)
Telinga kamu hanya dapat mendengar suara tidak lebih rendah dari
Satuan taraf intensitas bunyi adalah decibell (dB), 10 dB = 1 bel. Persamaan taraf intensitas bunyi dinotasikan dengan:
TI = Taraf intensitas bunyi (dB)
I = Intensitas bunyi (
I0= intensitas ambang pendengaran (
Intensitas ambang pendengaran manusia sebesar
Karakteristik Gelombang Bunyi
Cepat rambat bunyi berbeda-beda tergantung jenis material media rambatnya. Besar cepat rambat bunyi juga dipengaruhi oleh temperatur, khususnya jika media rambatnya adalah gas. Contohnya, cepat rambat bunyi di udara pada suhu normal sebesarKarena cepat rambat bunyi di berbagai media rambatnya berbeda, maka notasi atau persamaan untuk mencari cepat rambat bunyi juga berbeda. Berikut notasi cepat rambat bunyi pada ketiga media rambat:
- Padat
- Gas
- Cair
B = modulus Bulk (N/m2)
Selain itu, berdasarkan frekuensinya bunyi dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
- Bunyi audiosonik = frekuensinya antara 20 Hz hingga 20.000 Hz. Bunyi audiosonik merupakan satu-satunya bunyi yang dapat kita dengar secara baik.
- Bunyi ultrasonik = frekuensinya diatas 20.000 Hz. Kita tidak dapat mendengarnya, tapi sebagian binatang dapat mendengarnya, contohnya seperti anjing dan kelelawar.
- Bunyi infrasonik = frekuensinya dibawah 20 Hz. Contohnya gelombang bunyi yang disebabkan gempa bumi, halilintar, dan gunung berapi.
Sumber sumber Bunyi
Sumber-sumber bunyi berasal dari setiap benda yang bergetar. Getaran menghasilkan gelombang. Kita dapat mengetahui kecepatan gelombang tersebut. Persamaan kecepatan gelombang dinotasikan dengan:Selain itu, persamaan kecepatan gelombang senar/dawai dan pipa dinotasikan dengan:
F = Tegangan tali senar/dawai (N)
L = panjang tali senar/dawai (m)
m = massa senar/dawai (kg)
Berikut nada-nada yang dihasilkan dari sumber-sumber bunyi,
- Senar/ Dawai

[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
- Pipa Organa terbuka

[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
- Pipa Organa tertutup

[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
Efek Doppler
Efek Dopler adalah peristiwa naik atau turunnya frekuensi gelombang bunyi yang terdengar penerima bunyi ketika sumber bunyi bergerak mendekat atau menjauh. Contoh efek Dopler dapat dilihat pada gambar dibawah. Pada saat sumber suara diam, kedua penerima mendengar besar frekuensi yang sama. Saat sumber suara bergerak, salah satu penerima mendengar frekuensi yang lebih besar dari sebelumnya dan penerima lain mendengar frekuensi yang lebih kecil dari sebelumnya.
[Sumber: Douglas C. Giancoli, 2005]
V = cepat rambat bunyi di udara (m/s)
(Bernilai plus (+), jika pendengar mendekati sumber bunyi
Bernilai minus (-), jika pendengar menjauhi sumber bunyi
Bernilai nol (0), jika pendengar diam)
(Bernilai plus (+), jika sumber bunyi menjauhi pendengar
Bernilai minus (-), jika sumber bunyi mendekati pendengar
Bernilai nol (0), jika sumber bunyi diam)
Aplikasi Gelombang Bunyi
Terdapat aplikasi-aplikasi yang diterapkan berdasarkan prinsip gelombang bunyi, diantaranya:- Sonar:
Mau latihan soal? Yuk jawab pertanyaan di Forum StudioBelajar.com
- Ultrasonografi (USG):
Jarak antar dua tempat dengan bunyi pantul dapat dinotasikan dengan:
Contoh Soal Gelombang Bunyi
Taraf intensitas suara sebuah mesin jet yang diukur dari jarak 30 m adalah 140 dB. Berapa taraf intensitas suara jika diukur dari jarak 300 m?SOLUSI:
Intensitas suara pada 30 m diketahui sebesar:
Jadi, pada jarak 300 m taraf intensitas suaranya sebesar 120 dB.
Judul Artikel: Gelombang Bunyi
Kontributor: Ibadurrahman, S.T.
Departemen Teknik Mesin FT UI
Materi StudioBelajar.com lainnya: